"Barang siapa bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberi rezeki kepadanya tanpa di sangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, nescaya Allah akan mencukupkannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah talah mengadakan kententuan bagi tiap-tiap sesuatu” (At-Thalaq:2-3)
Laman
Entri Populer
-
Berdasarkan List yang dikeluarkan Forbes, Rabu pada tanggal 9/3/2011 yang lalu. Pemilik Perusahaan rokok PT. Djarum masih tetap urutan p...
-
Makanan ringan cukup banyak digemari oleh masyarakat kita tak terkecuali kelas atas,Jika di manfaatkan peluang bisnis usaha makanan ringan ...
Selasa, 22 Maret 2011
Tahukah Anda Siapa Pemilik SUSI AIR
Susi Pudjiastuti
Ingin pinjam uang di Bank dianggap gila, akhirnya jual Cincin dan Perhiasan yang dia punya buat modal bakul ikan. Keputusannya keluar dari sekolah saat masih berusia 17 tahun sangat disesalkan oleh kedua orang tuanya. Namun, berkat keuletan dan kerja kerasnya, kini Susi Pudjiastuti memiliki 50 Pesawat Terbang dan pabrik pengolahan ikan yang berkualitas untuk melayani kebutuhan ekspor.
Namanya Susi Pudjiastuti, Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang merupakan operator penerbangan Susi Air. Bukan hanya bahasa Inggris fasih yang keluar dari mulutnya saat berbincang dengan para pilotnya yang bule. Susi – panggilan akrabnya – juga menggunakan bahasa Sunda dan sesekali bahasa Jawa kepada pembantu-pembantunya. Saat ini, wanita kelahiran Pangandaran, 15 Januari 1965 tersebut, memiliki 50 unit pesawat berbagai jenis. Di antaranya adalah Grand Caravan 208B, Piaggio Avanti II, Pilatus Porter, serta Diamond DA 42. Kebanyakan pesawat itu dioperasikan di luar Jawa seperti di Papua dan Kalimantan. “Ada yang disewa. Namun, ada yang dioperasikan sendiri oleh Susi Air. Biasanya dipakai di daerah-daerah perbatasan oleh pemda atau swasta,” jelas wanita yang betis kanannya ditato gambar burung phoenix dengan ekor menjuntai itu.
Bakat bisnis Susi terlihat sejak masih belia. Pendirian dan kemauannya yang keras tergambar jelas saat usia Susi menginjak 17 tahun. Dia memutuskan keluar dari sekolah ketika kelas II SMA. Tak mau hidup dengan cara nebeng orang tua, dia mencoba hidup mandiri. Tapi, kenyataan memang tak semudah yang dibayangkan.
“Cuma bawa ijazah SMP, kalau ngelamar kerja jadi apa saya. Saya nggak mau yang biasa-biasa saja,” ujarnya.
Kerja keras pun dilakoni Susi saat itu. Mulai dari berjualan baju, bed cover, hingga hasil-hasil bumi seperti cengkeh. Setiap hari, Susi harus berkeliling Kota Pangandaran menggunakan sepeda motor untuk memasarkan barang dagangannya. Hingga, dia menyadari bahwa potensi Pangandaran adalah di bidang perikanan.
“Mulailah saya pengen jualan ikan karena setiap hari lihat ratusan nelayan,” tuturnya.
Pada 1983, berbekal Rp 750 ribu hasil menjual perhiasan berupa gelang, kalung, serta cincin miliknya, Susi mengikuti jejak banyak wanita Pangandaran yang bekerja sebagai bakul ikan. Tiap pagi pada jam-jam tertentu, dia nimbrung bareng yang lain berkerumun di TPI (tempat pelelangan ikan).
“Pada hari pertama, saya hanya dapat 1 kilogram ikan, dibeli sebuah resto kecil kenalan saya,” ungkapnya.
Tak cukup hanya di Pangandaran, Susi mulai berpikir meluaskan pasarnya hingga ke kota-kota besar seperti Jakarta. Dari sekadar menyewa, dia pun lantas membeli truk dengan sistem pendingin es batu dan membawa ikan-ikan segarnya ke Jakarta.
“Tiap hari, pukul tiga sore, saya berangkat dari Pangandaran. Sampai di Jakarta tengah malam, lalu balik lagi ke Pangandaran,” ucapnya mengenang pekerjaan rutinnya yang berat pada masa lalu.
Meski sukses dalam bisnis, Susi mengaku gagal dalam hal asmara. Wanita pengagum tokoh Semar dalam dunia pewayangan itu menyatakan sudah tiga kali menikah. Tapi, biduk yang dia arungi bersama tiga suaminya tak sebiru dan seindah Pantai Pangandaran. Semua karam. Dari suaminya yang terakhirlah, Christian von Strombeck, si Wonder Woman ini mendapat inspirasi untuk mengembangkan bisnis penerbangan.
“Dia seorang aviation engineer,” lanjutnya.
Christian merupakan seorang ekspatriat yang pernah bekerja di IPTN (Industri Pesawat Terbang Nusantara yang sekarang bernama PT DI, Red). Awal perkenalannya dengan lelaki asal Prancis itu terjadi saat Christian sering bertandang ke Restoran Hilmans milik Susi di Pantai Pangandaran. Berawal dari perkenalan singkat, Christian akhirnya melamar Susi.
“Restoran saya memang ramai. Sehari bisa 70-100 tamu,” katanya.
Dengan Christian, Susi mulai berangan-angan memiliki sebuah pesawat dengan tujuan utama mengangkut hasil perikanan ke Jakarta. Satu-satunya jalan, lanjut Susi, adalah dengan membangun landasan di desa-desa nelayan.
“Jadi, tangkap ikan hari ini, sorenya sudah bisa dibawa ke Jakarta. Kan cuma sejam,” tegas ibu tiga anak dan satu cucu tersebut.
Berbeda jika harus memakai jalur darat yang bisa memakan waktu hingga sembilan jam. Sesampai di Jakarta, banyak ikan yang mati. Padahal, jika mati, harga jualnya bisa anjlok separuh.
“Kami mulai masukin business plan ke perbankan pada 2000, tapi nggak laku. Diketawain sama orang bank dan dianggap gila.
“Mau beli pesawat USD 2 juta, bagaimana ikan sama udang bisa bayar?”, ujar Susi.
Barulah pada 2004, Bank Mandiri percaya dan memberi pinjaman sebesar USD 4,7 juta (sekitar Rp 47 miliar) untuk membangun landasan, serta membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan. Namun, baru sebulan dipakai, terjadi bencana tsunami di Aceh.
“Tanggal 27 kami berangkatkan satu pesawat untuk bantu. Itu jadi pesawat pertama yang mendarat di Meulaboh. Tanggal 28 kami masuk satu lagi. Kami bawa beras, mi instan, air dan tenda-tenda,” ungkapnya.
Awalnya, Susi berniat membantu distribusi bahan pokok secara gratis selama dua minggu saja. Tapi, ketika hendak balik, banyak lembaga non-pemerintah yang memintanya tetap berpartisipasi dalam recovery di Aceh.
“Mereka mau bayar sewa pesawat kami. Satu setengah tahun kami kerja di sana. Dari situ, Susi Air bisa beli satu pesawat lagi,” jelasnya.
Perkembangan bisnis sewa pesawat miliknya pun terus melangit. Utang dari Bank Mandiri sekitar Rp 47 miliar sekarang tinggal 20 persennya.
“Setahun lagi selesai. Tinggal tiga kali cicilan lagi. Dari BRI, sebagian baru mulai cicil. Kalau ditotal, semua (pinjaman dari perbankan) lebih dari Rp 2 triliun. Return of investment (balik modal) kalau di penerbangan bisa 10-15 tahun karena mahal,” katanya.
Susi tak hanya mengepakkan sayap di bisnis pesawat dan menebar jaring di laut. Sekarang, dia pun merambah bisnis perkebunan. Meski begitu, dia mengakui ada banyak rintangan yang harus dilalui.
“Perikanan kita sempat hampir rugi karena tsunami di Pagandaran pada 2005. Kami sempat dua tahun nggak ada kerja perikanan,” tuturnya.
Untuk penerbangan rute Jawa seperti Jakarta-Pangandaran, Bandung-Pangandaran dan Jakarta-Cilacap, Susi menyatakan masih merugi. Sebab, terkadang hanya ada 3-4 penumpang. Dengan harga tiket rata-rata Rp 500 ribu, pendapatan itu tidak cukup untuk membeli bahan bakar.
“Sebulan rute Jawa bisa rugi Rp 300 juta sampai Rp 400 juta. Tapi, kan tertutupi dari yang luar Jawa. Lagian, itu juga berguna untuk mengangkut perikanan kami,” ujarnya.
Susi memang harus mengutamakan para pembeli ikannya, karena mereka sangat sensitif terhadap kesegaran ikan. Sekali angkut dalam satu pesawat, dia bisa memasukkan 1,1 ton ikan atau lobster segar. Pembelinya dari Hongkong dan Jepang setiap hari menunggu di Jakarta.
“Bisnis ikan serta lobster tetap jalan dan bisnis penerbangan akan terus kami kembangkan. Tahun depan kami harap sudah bisa memiliki 60 pesawat,” katanya penuh optimisme. Semoga Kisah Ibu Susi ini bisa memacu semangat Generasi Muda Negeri ini untuk berani berusaha dan mau bekerja keras ! Tidak hanya berharap bisa bekerja sebagai pegawai saja, tetapi justru bisa menciptakan lapangan kerja baru di tengah sempitnya lapangan kerja saat ini…
Sumber : www.semuasaudara.com Selengkapnya...
Label:
Kategori
Buka Usaha Sebanyak-banyaknya
Memulai bisnis itu memang sulit bagi yang tidak mau merubah gaya hidupnya, modal suatu bisnis itu sebenarnya yang paling utama adalah pola pikir, jika dimulai dengan coba-coba atau dimulai dengan modal seadanya, tempat seadanya, atau dari nol. saya pikir dari memulai yang serba sederhana inilah yang akan memacu kita dan membuat kita semakin cerdas dalam berbisnis. Karena biasanya dalam proses bisnis ini akan memberikan pengalaman dan akan memberikan pengajaran kepada kita untuk berbisnis yang semakin hari makin bisa kita ketahui peluang yang ada untuk mencerdaskan kita dalam dunia usaha.Belajar dari peluang yang ada akan memberikan pengalaman bisnis setiap hari dan kebutuhan akan kemajuan bisnis kita, mulailah kita memberikan strategi usaha dengan manajemen sendiri walaupun itu masih sangat sederhana. Tetapi ini adalah suatu proses untuk kemajuan usahan kita. Dengan membagi-bagi tugas tertentu seperti tugas produksi, pemasaran dll. Yang tujuannya adalah untuk kemajuan usaha kita.
Tentu jika bisnis kita sudah memiliki sistem yang baik maka untuk tujuan yang kita inginkan pun akan cepat terealisasi, bisnis kita tentu akan cepat berkembang dan maju. Biasanya untuk membuka usaha yangke dua atau lebih akan lebih mudah berdasarkan pengalaman yang didapat dari bisnis pertama.
Dengan mempunyai sistem yang baik dalam bisnis kita maka aktifitas kita yang sebelumnya menyita waktu banyak dan sebagai pengusaha harus lebih leluasa waktuny. Banyaknya waktu luang itu, membuat kita sebagai pengusaha akan lebih fokus dalam menciptakan bisnis-bisnis baru. Menciptakan bisnis baru itu berarti kita telah menciptakan sumber penghasilan baru. Jika perusahaan kita memiliki sistem yang baik, maka manajer dan karyawan akan bekerja sesuai dengan apa yang kita inginkan. Sehingga, banyak pekerjaan yang sudah terbagi habis oleh para professional di lingkungan bisnis kita. Dalam hal ini sebagai pengusaha tidak harus fokus karena justru yang harus fokus adalah orang-orang yang mengelola bisnis kita. Hanya mungkin, kita harus ikut fokus di awal berdirinya bisnis tersebut. Setelah bisnis kita kelihatan jalan, yah cari fokus yang lain.
Sebagai pebisnis yang bijaksana sebaiknya kita tidak hanya memiliki satu sumber penghasilan saja. Tetapi bagaimana, kita dapat menciptakan banyak sumber penghasilan. Ibarat kita punya telur sepuluh menetas Sembilan, itu lebih baik dari pada hanya mempunyai satu telur yang menetas. Dengan kita membuat bisnis yang ke-2, ke-3, dan seterusnya, kita berharap mendapatkan penghasilan yang ke-2, ke-3, dan seterusnya. Sehingga, dengan kita memiliki sumber penghasilan, maka kita sebagai pengusaha mempunyai peluang untuk memiliki kebebasan financial.
Semangat kita menciptakan bisnis ke-2, ke-3, dan seterusnya akan punya dampak sosial, yaitu menciptakan lapangan kerja, membagi-bagi keuntungan, dan lain-lain. Artinya, kita sebagai entrepreneur memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Silahkan mencoba!
Sumber www.purdiechandra.net
Selengkapnya...
Senin, 21 Maret 2011
Memulai usaha ala Purdi Chandra
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia untuk memulai usaha itu sangat susah ketimbang mencari pekerjaan yang makan gaji terbatas malah untuk mendapatkan suatu pekerjaan itu ada yang memakai uang pelicin alias uang sogokan untuk mendapatkan pekerjaan tersebut seperti yang kita ketahui bahwa bukan rahasia umum lagi untuk bisa menjadi PNS untuk starata 1( S1) harus merogoh kocek hingga ratusan juta, nah salah satu yang membuat Negara ini tidak maju yaitu untuk mendapatkan suatu pekerjaan harus mempunyai modal banyak, padahal jika dibandingkan dengan buka usaha dengan asumsi setengah dari modal untuk PNS itu sudah bisa membuka usaha yang banyak dan jika dihitung pendapatannya bisan 10 kali lipat dari pendapatan PNS tersebut. Mari kita simak pengalaman dari bapak Enterpreneur Indonesia Bapak Purdi Chandra seperti yang saya kutip dari web beliau yaitu Untuk memulai usaha itu kita boleh saja menyontek bisnis atau kesuksesan pengusaha lain? Saya kira dalam dunia usaha, itu sah-sah saja. Apalagi bagi kita yang baru belajar memulai usaha. Saya sendiri ketika pertama kali buka usaha sewaktu mahasiswa dulu, saya juga bingung mau usaha apa. Saya lihat, Sky Mulyono sukses besar buka bimbingan belajar di Jakarta. Saya pikir, kenapa saya tidak buka bimbingan belajar di Yogya.
Waktu itu saya belum punya pengalaman bisnis. Pokoknya saya buka saja. Saya tak pernah menghitung-hitung, apakah bisnis itu feasible atau tidak. Karena saya yakin kalau usaha Sky Mulyono bisa sukses, maka saya pun bisa sukses. Pendeknya saya memberanikan membuka usaha bimbingan belajar itu, baru hitungan bisnisnya menyusul. Bukan sebaliknya, kita banyak hitungan bisnis, tapi akhirnya usaha tak pernah muncul-muncul, dan hanya sekedar ide. Akhirnya saya buka bimbingan belajar Primagama. Begitu juga, ketika saya buka restoran Padang Prima Raja, saya juga meniru kesuksesan restoran Padang Sari Ratu di Jakarta.
Ini beda dengan tradisi sistem pendidikan kita di sekolah. Jadi yang namanya nyontek dilarang keras. Padahal, menurut saya orang nyontek itu kratif. Nyontek dalam bisnis itu sah-sah saja. Maka Bambang Rahmadi nyontek membuka McDonald-nya lewat franchise bisa sukses. Begitu juga pengusaha Pizza Hut, Kentucky Fried Chicken, dan masih banyak usaha lainnya.
Usaha mereka makin jadi besar juga bukan karena modal besar. Sebaliknya mereka sukses dari modal kecil. Memang tak sedikit tantangan atau kegagalan yang dialaminya. Tapi semuanya dilalui dengan sabar karena mereka ingin meraih sukses dalam usahanya.
Saya yakin, kita pun bisa demikian. Kalau orang lain maju usahanya, kita semestinya harus maju pula. Oleh karena itu menurut saya “Kita tak usah khawatir dengan resiko bisnis kalaupun itu muncul”. Hadapilah dengan sabar dan penuh percaya diri. Kita harus yakin pada usaha kita.
Memang benar apa yang pernah dikatakan Peter F. Drucker, bahwa, “ Sebenarnya tiap orang dapat belajar jadi entrepreneur sukses”. Sebab untuk jadi entrepreneur tidak ada yang misterius. Buktinya coba kalau kita jeli, sebenarnya peluang bisnis di depan mata kita, yang kita jalankan. Namun, memang akhirnya kembali pada kita. “Beranikah untuk mencoba peluang tersebut?”
Wah luar bisa sekali keberanian pak Purdi Chandra tersebut, bagaimana dengan anda!
Selengkapnya...
Label:
Kategori
Bom Buku
Bom buku akhir-akhir ini kian marak di wilayah hukum Indonesia, akibat dari teror bom buku ini akan berdampak negatip pada dunia usaha, dimana para investor akan khawatirkan keamanan berinvestasi di Indonesia Teror Bom Kali ini sudah merubah cara dengan modus terbaru mereka, kali ini merebak modus baru teror bom yaitu Bom Buku. Seperti baru-baru ini terjadi di Utan Kayu, Bom buku tersebut di tujukan untuk Ulil Abshar, Yang kedua ditujukan untuk Japto, selanjutnya Bom Buku di tujukan Untuk Gories dan terakhir di tujukan pada Ahmad Dhani.
Sebenarnya teror bom buku bukan merupakan teror bom baru lagi, Bom buku yang banyak di tebar di Indonesia tidak lain adalah hasil modifikasi dari apa yang di kenal dengan letterbomb ( Bom Surat ) Jika di lihat dari target yang dikirimi paket bom tersebut hampir semua sasaran pernah menimbulkan isu isu yang tidak relevan di kalangan tertentu.
Anggota DPR dari Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengingatkan teror bom yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta belakangan ini jangan sampai dijadikan kampanye hitam untuk makin mendiskreditkan umat Islam.
"Saya mengimbau semua pihak untuk menahan diri agar tidak mengeluarkan opini yang tidak memiliki dasar. Kita serahkan saja dan percayakan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus teror bom buku. Kasus ini jangan dipolitisasi sehingga menguntungkan beberapa pihak dan makin menyudutkan Islam," ujar Jazuli Juwaini di Gedung DPR Jakarta, Selengkapnya...
Label:
Kategori
Jumat, 18 Maret 2011
Nuklir PLTN Fukushima dan Dampaknya terhadap manusia
Dampak akibat meledaknya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima setelah gempa bumi terbesar di Jepang menimbulkan kepanikan bagi masyarakat dunia, termasuk Indonesia.Kebocoran nuklir paling ditakutkan dibalik manfaaat energi nuklir bagi manusia.Kebocoran nuklir terjadi ketika sistem pembangkit tenaga nuklir atau kegagalan komponen yang menyebabkan inti reaktor tidak dapat dikontrol dan didinginkan sehingga bahan bakar nuklir yang dilindungi yang berisi uranium atau plutonium dan produk fisi radioaktif mulai memanas dan bocor. Sebuah kebocoran dianggap sangat serius karena kemungkinan bahwa kontainmen reaktor mulai gagal, melepaskan elemen radioaktif dan beracun ke atmosfir dan lingkungan. Dari sudut
Dampak Penyebaran Radiasi
Kepala Kabinet Jepang Yukio Edano menegaskan bahwa dampak radiasi tidak akan sampai ke zona lain yang jaraknya melebihi 30 kilometer dari reaktor nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi. Tetapi, beberapa pakar nuklir dunia berpendapat berbeda bahwa krisis nuklir di Jepang berada pada level serius. Kepala badan pengawas nuklir PBB membenarkan bahwa reaktor No 1, No 2, dan No 3 dari PLTN Fukushima Daiichi telah meledak. Sementara, unit reaktor keempat sempat terbakar hebat. Akibatnya, zat radioaktif kadar tinggi terbang ke udara, bahkan hingga ratusan kilometer jauhnya.
Radiasi dilaporkan telah mencapai Tokyo, tapi tidak membahayakan kesehatan manusia. Pejabat pemerintah Metropolitan Tokyo mengungkapkan tingkat radiasi yang melampaui batas normal terjadi pagi ini di Tokyo. Pemerintah Tokyo menganggap hal itu sudah berada dalam level yang berbahaya bagi tubuh manusia.
Bagaimana Dampaknya terhada Indonesia
Berikut adalah siaran pers yang dikutip dari web dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)
Siaran Pers : Musibah Gempa dan Tsunami Sendai, di Jepang 11 Maret 2011
Berkaitan dengan gempa 9.0 SR terjadi pada pukul 14.46 waktu Jepang tanggal 11 Maret 2011, yang diikuti oleh tsunami, yang antara lain merusak instalasi nuklir di komplek PLTN Fukushima dan kawasan lainnya, maka BATAN mengeluarkan pernyataan Siaran Pers berikut.
Selengkapnya...
Label:
Kategori
Gempa Jepang berita
Gempa bumi dengan kekuatan 9,0 skala Richter di susul dengan Tsunami yang menghantam Jepang merupakan gempa terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah Jepang. Gempa tersebut mengguncang pesisir timur wilayah Tohoku, bagian utara ibu kota. Gempa yang terjadi pada Jumat 11 Maret tersebut menyebabkan belasan ribu orang tewas dan masih yang hilang.
Pemerintah Amerika Serikat menawarkan bantuan teknis untuk mendinginkan batang bahan bakar reactor nuklir yang rusak akibat gempa dan tsunami namun Pemerintah Jepang menolak tawaran Pemerintah Amerika Serikat tersebut .
Seorang pejabat senior di Partai Demokrasi Jepang yang tidak disebutkan namanya di harian Yomiuri Shimbun, Menyatakan pemerintah AS langsung menawarkan bantuan begitu bencana alam merontokkan PLTN Fukushima. Menurut penuturan pejabat tersebut, bantuan dari Pemerintah AS didasarkan pada pembongkaran reaktor bermasalah yang dikelola oleh Perusahaan Listrik Tokyo (Tepco).
Tetapi pemerintah Jepang berpikir masalah sistem pendingin reaktor dapat mereka selesaikan sendiri bersama tepco (PLTN Jepang)Mereka menolak tawaran bantuan tersebut karena mereka berpikir terlalu dini untuk menerima bantuan tersebut.
Para militer Jepang sudah mulai memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi akibat gempa dan tsunami tersebut dengan menggunakan truk dan helikopter untuk menyiramkan air ke PLTN tersebut guna menurunkan suhu batang bahan bakar reaktor PLTN tersebut untuk menghindari radiasi nuklir.
Selengkapnya...
Label:
Kategori
Kebaikan SBY
Artikel Kenapa Kebaikan SBY Jadi Keburukan SBY? dikutip dari blog berita - kisaranku. Anda bebas mempublikasikan ulang artikel ini asalkan dengan selalu mencantumkan nama sumber, dan link orisinal ke blog kisaranku.blogspot.com. Dapatkan juga koleksi download game gratis terbaru dan tulisan menarik lainnya. Trims.
Kalau teman yang mampir kesini mau tau kenapa kebaikan sby berubah jadi keburukan sby silakan baca disitus online lainnya: detik, kompas, dll. Beberapa pakar ternama Indonesia sudah memberikan pendapatnya. Tapi untuk kasus kebaikan SBY ini, saya cuma mau berbagi pendapat pribadi mengapa kasus ini bisa terjadi:
Oke langsung deh.
1. Lebih Sedikitnya Pencarian "Kebaikan SBY" ketimbang "Keburukan SBY".
Orang lebih banyak mencari info tentang keburukan sby di google daripada kebaikan SBY. Kalau kurang yakin, tunggu beberapa minggu/bulan lagi. Sejalan volume pencarian "kebaikan sby" semakin tinggi, pasti tidak akan keluar lagi sugesti "keburukan sby" waktu kita mencari "Kebaikan SBY".
Ini berdasarkan pengalaman pribadi, waktu men-google alamat blog ini (kisaranku). Beberapa bulan lalu saya terus melihat google memberi sugesti "kisaran"(nama sebuah kota) ketimbang "kisaranku"(nama blog saya). Tapi hari ini, berhubung blog saya juga semakin tua, maka teman akan melihat kalau nama blog saya sudah dipampang sepenuhnya.Horayy..
Kalau masih kurang yakin juga: coba gunakan google.com (bukan google.co.id), dan ketik nama blog saya "kisaranku". Pasti google memberikan sugesti yang salah , yaitu "kisaran"(nama kota). Ha..ha.. Itu memang karena blog ini gak pernah dicari sama pengunjung bule. Tapi kalau di tanah air, sudah agak lumayan rame lah. :D
2. Algoritma google dalam menganalisis Kata, Sinonim, Korelasi dalam Konten Website.
Mungkin saya bisa puyeng kalau mengungkap alogirtma google. Karena memang Google kerjanya mirip mesin yang terus belajar, dimana untuk memberikan hasil terbaik mereka harus mencocokkan kueri yang dicari pengunjung dengan kueri kata, kalimat dari semua website yang tersimpan di indeks database mereka. Sangat tidak mungkin bagi saya untuk mengerti rahasia algoritma mereka.
Ini ada video singkat machine learning dari tim google, yang memang sangat rumit dan matematikal. Seperti contoh singkatnya: Latent Dirichlet allocation (LDA) yang digunakan google untuk mencari korelasi dan hubungan antar kata. Baik korelasi sejenis maupun berlawanan. Dimana mereka mencocokkan ketika kata A muncul ada berapa kali frase B,C,D muncul juga. Data ini semua didapat tentunya dikumpulkan dari website yang berhasil mereka indeks. Pada umumumnya mereka terus menganalisa konten/dokumen yg ada di web. Repot banget dah... ha..ha
Makanya ketika teman mencari "apple" di google, google akan tetap memberikan info buah apple dan perusahaan apple
di hasil pencariannya. Begitulah ide singkatnya.
Bisa jadi dalam kasus kata "kebaikan", google melihat adanya hubungan(terbalik) dengan "keburukan" dan kebetulan juga pada data di web indonesia, munculnya kata "keburukan sby" jauh melebihi kata "kebaikan sby". Terus google berasumsi karena ada korelasi antara kebaikan dengan keburukan, yah jadilah google menggantinya dengan "keburukan". Tebakan meleset yang akhirnya membuahkan gossip terbaru. ha..ha
Dibalik layar situs google yang putih bersih, banyak sekali rahasia kompleks yang mungkin tak bisa saya jelaskan satu persatu. Sangat simpel sekali penjelasan ini. Jadi harap maklum ya bro/sis ini juga belajar dari pengalaman.
Mau berkomentar, memberikan pendapat? silakan ditulis saja dibawah. Biar lebih rame. Tebakan saya dalam beberapa minggu dekat ini, pencarian "kebaikan sby" sudah kembali normal. Gimana pendapat bro/sis yang lain?
PS: saya kurang paham politik/pasal/ayat2. XD
Selengkapnya...
Label:
Kategori
Langganan:
Postingan (Atom)







