Dianggap Pengemis Karena Keterbatasan Fisik
Berbekal Restu sang Ibu

"Barang siapa bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberi rezeki kepadanya tanpa di sangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, nescaya Allah akan mencukupkannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah talah mengadakan kententuan bagi tiap-tiap sesuatu” (At-Thalaq:2-3)

Cara Membuat Pupuk Cair Organik
Bahan dan Alat:
1 liter bakteri
5 kg hijau-hijauan/daun-daun segar (bukan sisa dan jangan menggunakan daun dari pohon yang bergetah berbahaya seperti karet, pinus, damar, nimba, dan yang sulit lapuk seperti jato, bambu, dan lain-lainnya)
0,5 kg terasi dicairkan dengan air secukupnya
1 kg gula pasir/merah/tetes tebu (pilih salah satu) dan dicairkan dengan air
30 kg kotoran hewan
Air secukupnya
Ember/gentong/drum yang dapat ditutup rapat
Cara Pembuatan:
Kotoran hewan dan daun-daun hijau dimasukkan ke dalam ember.
Cairan gula dan terasi dimasukkan ke dalam ember.
Larutkan bakteri ke dalam air dan dimasukkan ke dalam drum, kemudian ditutup rapat.
Setelah 8-10 hari, pembiakan bakteri sudah selesai dan drum sudah dapat dibuka.
Saring dan masukkan ke dalam wadah yang bersih (botol) untuk disimpan/digunakan.
Ampas sisa saringan masih mengandung bakteri, sisakan sekitar 1 sampai 2 liter, tambahkan air, terasi, dan gula dengan perbandingan yang sama. Setelah 8-10 hari kemudian bakteri sudah berkembang biak lagi dan siap digunakan. Demikian seterusnya.
Kegunaan:
Mempercepat pengomposan dari 3-4 bulan menjadi 30-40 hari.
Dapat digunakan langsung sebagai pupuk semprot, apabila tanah sudah diberi kompos (subur), tetapi apabila tanah kurang subur/tandus, penggunaan langsung sebagai pupuk tidak dianjurkan.
Pupuk cair (larutan bakteri) ini tidak diperbolehkan untuk dicampur dengan bakteri lain, terutama bahan kimia atau bahan untuk pestisida lainnya seperti tembakau
Selengkapnya...
Desain Apple MacBook Pro 15-inch olahraga yang sama diukir dari single potongan desain unibody logam seperti sebelumnya, dengan chassis aluminium yang kokoh dan tepi bulat. Tampilan keseluruhan berkelas dan modern, meskipun itu membuat upgrade komponen individu (seperti RAM dan hard drive) sulit, karena seluruh bagian bawah harus membuka tutup.
MacBook Pro 15-inch memiliki dimensi yang sama (14,4 x 9,8 x 1 inci) dan berat (5,6 pon) sebagai versi sebelumnya. Sementara kita pasti merasakan bobot tambahan sambil membawa rumah mesin, hal itu cocok dalam tas messenger kita, yang lebih daripada yang bisa kita katakan tentang notebook 15-inci paling. Dell XPS 15, misalnya, berat pon lebih dan tindakan bulkier 15 x 10.4 x 1,3-1,5 inci. Apapun, MacBook Pro akan mengambil sebuah tabel penerbangan Seluruh baki.
Panas MacBook Pro 15-inci yang diselenggarakan dengan baik selama pengujian panas kami, di mana kita memutar video Hulu di layar penuh selama 15 menit. Ruang antara tombol G dan H terdaftar 90 derajat Fahrenheit, dan touchpad yang diukur hanya 83 derajat. Namun, bagian bawah punggung belakang notebook mencapai 106 derajat tidak nyaman.Keyboard dan Touchpad Serupa dengan Pro MacBook lain, unit kami menampilkan keyboard dangkal dengan hitam, kunci terisolasi yang memberikan umpan balik padat saat mengetik URL dan menulis dokumen. Tombol yang backlit, fitur yang dapat diaktifkan secara manual atau dengan sensor cahaya sekitar, yang akan menerangi kunci saat mengetik dalam situasi rendah cahaya (seperti kabin pesawat gelap). Sementara kami mengetik di ruangan gelap, cahaya lembut memungkinkan kita untuk melihat kunci dengan jelas.
Apple adalah perusahaan pertama yang memperkenalkan tombol mouse terintegrasi ke dalam touchpad itu sendiri, dan sementara yang lain telah ditiru fitur ini, touchpad MacBook Pro tetap yang terbaik. Tidak hanya itu besar – 4,1 x 3 inci – tapi kita dapat dengan mudah mengeksekusi gerakan multitouch seperti pinch untuk memperbesar, memutar, dan menggesekkan empat jari ke bawah untuk melihat semua jendela yang terbuka (Expose).
Harga Apple MacBook Pro 15-inch
Selengkapnya...
Liku-liku kehidupan memang tak bisa dikalkulasi dengan hitungan. Negeri yang sedemikian makmurnya ini, terancam kekurangan sandang, pangan dan papan. Kegoncangan melanda di mana-mana. Kegelisahan menjadi selimut kehidupan yang tidak bisa ditanggalkan. Begitulah kalau krisis ekonomi sudah memakan korban.
Seakan manusia telah lalai, bahwa segala yang terhampar di jagat raya ini ada Dzat yang mengaturnya. Apakah mereka tidak ingat Allah Ta’ala telah berfirman :
“Dan tidaklah yang melata di muka bumi ini melainkan Allahlah yang memberi rezkinya.” (QS. Hud : 6)
Keyakinan yang mantap adalah bekal utama dalam menjalani asbab (usaha) mencari rezeki. Ar Rahman yang menjadikan dunia ini sebagai negeri imtihan (ujian), telah memberikan jalan keluar terhadap problem yang dihadapi manusia. Diantaranya
1. Berusaha dan Bekerja
Sudah merupakan sunnatullah seseorang yang ingin mendapatkan limpahan rezeki Allah harus berusaha dan bekerja. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala :
“Kalau telah ditunaikan shalat Jum’at maka bertebaranlah di muka bumi dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kalian bahagia.”(QS. Al Jumu’ah : 10)
Rezeki Allah itu harus diusahakan dan dicari. Tapi, kadang-kadang karena gengsi, sombong dan harga diri seseorang enggan bekerja. Padahal mulia atau tidaknya suatu pekerjaan itu dilihat apakah pekerjaan tersebut halal atau haram.
2. Taqwa
Banyak orang melalaikan perkara ini, karena kesempitan hidup yang dialaminya. Dia mengabaikan perintah-perintah Allah, karena tidak sabar menunggu datangnya pertolongan Allah. Padahal Allah Ta’ala telah menyatakan :
“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath Thala : 2)
Yaitu ‘dari jalan yang tidak diharapkan dan diangankan-angankan,’ demikian komentar Qatadah, seorang tabi’in (Tafsir Ibnu Katsir 4/48). Lebih jelas lagi Syaikh Salim Al Hilali mengatakan bahwa Allah Yang Maha Tinggi dan Agung memberitahukan, barangsiapa yang bertaqwa kepada-Nya niscaya Dia akan memberikan jalan keluar terhadap problem yang dihadapinya dan dia akan terbebas dari mara bahaya dunia dan akhirat serta Allah akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka (Bahjatun Nadhirin 1/44).
3. Tawakkal
Allah berfirman :
“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq : 3)
Yakni ‘barangsiapa yang menyerahkan urusannya kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi apa yang dia inginkan,” demikian kata Imam Al Qurthubi dalam dalam Al Jami’ Ahkamul Qur’an, 8/106.
Dan tidak dinamakan tawakkal bila tidak menjalani usaha. Sesungguhnya menjalani usaha merupakan bagian dari tawakkal itu sendiri. Oleh karena itu Ibnul Qoyyim mengatakan :”Tawakkal dan kecukupan (yang Allah janjikan) itu, bila tanpa menjalani asbab yang diperintahkan, merupakan kelemahan semata, sekalipun ada sedikit unsur tawakkalnya. Hal yang demikian itu merupakan tawakkal yang lemah. Maka dari itu tidak sepantasnya seorang hamba menjadikan sikap tawakkal itu lemah dan tidak berbuat dan berusaha. Seharusnya dia menjadikan tawakkal tersebut bagian dari asbab yang diperintahkan untuk dijalani, yang tidak akan sempurna makna makna tawakkal kecuali dengan itu semua.” (Zadul Ma’ad 2/315). Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengingatkan kita dalam riwayat yang shahih :
“Seandainya kalian bertawakkal kepada Allah denagn sebenar-benar tawakkal, niscaya Dia akan memberikan rezeki kepada kaian sebagaimana burung diberi rezeki, pergi dipagi hari dalam keadaan perut kosong, (dan) pulang sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. An Nasai, Tirmidzi dan Ibnu Majah)
4. Syukur
Syukur adalah jalan lain yang Allah berikan kepada kaum mukminin dalam menghadapi kesulitan rezeki. Dalam surat Ibrohim ayat 7 Allah berfirman :
“Kalau seandainya kalian bersyukur, sungguh-sungguh Kami akan menambah untuk kalian (nikmat-Ku) dan jika kalian mengingkarinya, sesungguhnya adzab-Ku sangat keras.” (QS. Ibrohim : 7)
Oleh karena itu dengan cara bersyukur insya Allah akan mudah urusan rezeki kita. Adapun hakekat syukur adalah : “mengakui nikmat tersebut dari Dzat Yang Maha Memberi nikmat dan tidak mempergunakannya untuk selain ketaatan kepada-Nya,” begitu Al Imam Qurthubi menerangkan kepada kita (tafsir Qurthubi 9/225)
5. Berinfaq
Sebagian orang barangkai menyangka bagaimana mungkin berinfaq dapat mendatangkan rezeki dan karunia Allah, sebab denagn berinfaq harta kita menjadi berkurang. Ketahuilah Dzt Yang maha Memberi Rezeki telah berfirman :
“Dan apa-apa yang kalian infaqkan dari sebagian harta kalian, maka Allah akan menggantinya.” (QS. Saba: 39)
6. Silaturohmi
Dalam hal ini Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
“Barangsiapa yang berkeinginan untuk dibentangkan rezeki baginya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung silaturohmi.” (HR. Bukhori Muslim)
7. Doa
Allah memberikan senjata yang ampuh bagi muslimin berupa doa. Dengan berdoa seorang muslim insya Allah akan mendapatkan apa yang dia inginkan. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menuntun kita agar berdoa tatkala kita menghadapi kesulitan rezeki.
“Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima.” (HR. Ibnu Majah dan yang selainnya)
Wallahu a’lam bish Showab.
Selengkapnya...
Paralon bekas yang tidak bernilai ternyata bisa dikreasikan menjadi produk kerajinan unik yang menghasilkan guratan-guratan alami seperti pada serat kayu. Adalah Ilham Wirahadikusumah, lelaki yang tinggal di daerah Cibolang, Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat ini berhasil menemukan teknik baru untuk mempercantik tampilan paralon atau pipa bekas menjadi beragam produk kerajinan. Jika biasanya pipa plastik memiliki warna dasar putih atau abu-abu, di tangan Ilham paralon bekas dibakar dengan suhu tertentu sehingga menghasilkan guratan-guratan alami yang sangat mirip dengan serat kayu.
Penemuan tersebut ditemukan Ilham pada tahun 2003 secara tidak sengaja. Dulunya mantan kontraktor ini menekuni bisnis kerajinan kayu, namun seiring perkembangan waktu persediaan kayu semakin sulit di dapat. Sehingga Ia berinisiatif untuk mencoba beberapa bahan selain kayu untuk dijadikan produk kerajinan, dan dari sekian banyak percobaan yang dilakukan akhirnya Ia memilih paralon sebagai pengganti kayu. Sebab, guratan-guratan yang muncul dari paralon bakar sangatlah mirip dengan serat alami pada kayu.Info produk Kerajinan Paralon
Dari proses pembakaran paralon yang saat ini dilakukan Ilham, ada dua macam warna yang didapatkannya. Untuk paralon putih menghasilkan warna kuning kecoklatan seperti tekstur kayu, sedangkan untuk paralon abu-abu menghasilkan warna silver (seperti perak). Dari dua warna tersebut, Ilham mulai memproduksi kerajinan seperti lampion, tempat tisu, tempat botol, pigura lukisan, meja kursi, sampai kerajinan kecil seperti gantungan kunci, gelang, kalung, dan lain sebagainya.proses produksi kerajinan paralon
Berbagai kerajinan tersebut dipasarkan Ilham melalui pameran-pameran yang diikutinya di berbagai kota. Cara ini terbilang cukup efektif, keikutsertaannya dalam berbagai pameran membuat kerajinan unik ini semakin dikenal msyarakat luas. Bahkan tidak hanya konsumen dalam negeri saja yang tertarik dengan kerajinan buatan Ilham, beberapa konsumen asing seperti dari negara Jepang, Cina dan Australia juga sempat memesan produk kerajinan unik paralon bakar ini.
Dengan kreatifitas dan inovasi baru yang dihasilkan mantan kontraktor ini, produk-produknya kini laku dipasaran dengan harga yang cukup tinggi. Yaitu mulai dari Rp 10.000,00 untuk produk kerajinan kecil sampai jutaan rupiah untuk produk kerajinan yang memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi, seperti meja dan kursi. Uniknya produk kerajinan yang dihasilkan Ilham, menjadi kunci utama kesuksesan bisnisnya. Hingga omset puluhan juta berhasil masuk ke kantong pak Ilham.
Semoga info produk untuk pekan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, dan menjadi salah satu inspirasi bisnis bagi Anda yang ingin terjun di dunia usaha. Selamat mencoba dan salam sukses.
Sumber:www.bisnisukm.com
Selengkapnya...