Entri Populer

Jumat, 08 April 2011

Tetap Bangun Gedung Baru, DPR Terjangkit Egoisme Kolektif


Egoisme kolektif dinilai telah menjangkiti sebagian besar anggota DPR. Sebab DPR memutuskan melanjutkan pembangunan gedung baru di tengah penolakan yang begitu gencar.
"Parlemen ini sepertinya punya egoisme politik yang kuat dan itu kolektif. Ini sekaligus mendelegitimasi DPR akibat ulah mereka sendiri," ujar pengamat politik UGM, Arie Sudjito, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (8/4/2011).
DPR yang dinilai keras kepala lantaran tidak memperhatikan aspirasi publik ditengarai akan mendapat resistensi sosial di masyarakat. Sebab bagaimana pun pembangunan gedung merupakan ukuran minimal kepekaan parlemen terhadap aspirasi publik.
"Sekarang kita sedang menunggu proses hukum atas gugatan Fitra dan LSM lainnya terhadap DPR terkait pembangunan gedung ini. Kalau ngotot silakan saja, tapi sepertinya perlawanan aliansi masyarakat sipil akan membesar," sambung Arie.

Kendati Presiden SBY sudah meminta agar jajarannya (di Demokrat) melakukan revisi terkait pembangunan gedung baru pemerintahan dan seandainya tidak memenuhi standar kepatutan mesti dibatalkan, namun hal ini tidak membuat Fraksi Demokrat berubah haluan. Sebagai presiden, tentu SBY tidak bisa berbuat banyak terkait hal ini. Sebab otoritas pembangunan gedung baru DPR berada di tangan Dewan sendiri.

"Sebagai Ketua Dewan Pembina Demokrat, mungkin SBY bisa mempengaruhi Demokrat. Tapi kalau mempengaruhi DPR sepertinya tidak," ucap Arie.

Kamis kemarin, dalam jumpa pers usai rapat konsultasi, Wakil Ketua DPR Anis Matta menyatakan hanya Fraksi PAN dan Gerindra yang menolak rencana pembangunan gedung baru DPR. Dia menyatakan, 7 fraksi lainnya menyatakan setuju. Sementara itu, Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo mempertanyakan alasan partainya diklaim setuju pembangunan gedung baru DPR. Padahal, PDIP minta rencana itu ditunda. PDIP pun akan mengusulkan rapat konsultasi ulang. Sementara, Ketua DPR Marzuki Alie menyesalkan sikap DPR yang berbeda itu.

"Kalau Gerindra kita pahami, karena kemarin jelas-jelas menolak, tapi yang justru kita prihatin kemarin yang mewakili FPDIP jelas mengatakan di dalam rapat konsultasi pimpinan DPR, pimpinan BURT, dan pimpinan fraksi-fraksi, menyatakan PDIP tidak pernah menyatakan menolak. Itu statement. Statement dalam rapat konsultasi kemarin," kata Marzuki.sumber www.detik.com
Selengkapnya...

Gedung DPR Baru dilengkapi Kolam renang dan SPA


Rencana Pembangunan Gedung Mewah Dpr belakangan ini menjadi isu hangat dikalangan masyarakat. Awalnya DPR beralasan karena gedung lama sudah mengalami kemiringan beberapa derajat. sehingga wakil rakyat tersebut menilai bahwa gedung yang ada saat ini sudah tidak memadai dan ruangan masing-masing anggota Dewan sudah terasa sempit, apalagi ada penambahan staf ahli masing-masing anggota dewan disetiap ruangan.
Rencana Awal pembangunan gedung nan mewah ini menelan biaya 1,8 triliun Rupiah woow...jumlah yang sangat besar. tetapi saat masyarakat mempersoalkan biaya yang besar tersebut kemudian wakil rakyat tersebut mendiskonnya lagi menjadi 1,138 Triliun Rupih. bak jualan dipasar saja pakai diskon-diskonan. Gedung baru yang direncanakan anggota DPR tersebut setiap ruangannya seluas 111 meter persegi dengan total biaya setiap ruangan menelan hingga Rp 800 juta. Itu belum termasuk inventaris seperti mebel dan laptop(sumber detiknews.com.Selain itu dalam maket awlnya akan dilengkapi fasilitas layaknya hotel berbintang antara lain kolam renang dan SPA. jika dipikir-pikir untuk siapa ya kolamnya dan SPA nya tersebut, untuk Anak istri angota Dewan kali.
Awalnya tak ada penolakan dari anggota dewan terkait rencana pembangunan gedung nan mewah tersebut. Namun belakangan karena banyak masyarakat yang mengkritisi rencana tersebut, Sebagian Fraksi DPR berbalik arah dengan menolak pembangunan gedung tersebut, tetapi menurut saya itu hanya merupakan upaya pencitraan di mata masyarakat.Pasalnya perubahan sikap yang drastis tersebut terjadi setelah berbagai komponen masyarakat memprotes rencana yang menghambur-hamburjkan uang rakyat tersebut Apalagi jika dilihat kondisi rakyat kita masihbanyak di bawah garis kemiskinan, dan infrastruktur di berbagai daerah masih di ambang tidak wajar seperti jalanan masih banyak disana-sini yang kupak-kapik bak kubangan kerbau, belum lagi masyarakat kita masih banyak yang belum memiliki rumah. ditambah lagi persoalan yang lain seperti anggota dewan yang kerjanya belum setimpal dengan apa yang diharapkan rakyat. Jika waktu sidang saja masih ada yang tidur seperti lirik lagu Iwan Falls.
Meskipun demikian beberapa dari wakil rakyat yang tidak peduli dengan rakyat tersebut masih ngotot akan dibangunnya gedung nan mewah tersebut. Salah satunya adalah ketua DPR Marzuki Alie yang bersikeras bahwa rencana pembangunan telah sesuai prosedur yang benar. Malah ia mempersoalkan sejumlah fraksiyang berubah arah dan sikap dalam masalah itu.Marzuki alie menilai rakyat tidak perlu diikutkan terkait mega proyek gedung bak hotel berbintang tersebut, karena ia menilai rakyat tidak paham" Ini cuma orang-orang elite yang paham yang bisa membahas ini, Rakyat biasa tidak bisa dibawa (dikutip dari beberapa Sumber seperti inilah.com dan detiknews.com 5/4/11.
Selengkapnya...

Rabu, 06 April 2011

Anak Seorang Tukang Batu

Alkisah, sebuah keluarga sederhana memiliki seorang putri yang menginjak remaja. Sang ayah bekerja sebagai tukang batu di sebuah perusahaan kontraktor besar di kota itu. Sayang, sang putri merasa malu dengan ayahnya. Jika ada yang bertanya tentang pekerjaan ayahnya, dia selalu menghindar dengan memberi jawaban yang tidak jujur. "Oh, ayahku bekerja sebagai petinggi di perusahaan kontraktor," katanya, tanpa pernah menjawab bekerja sebagai apa.

Si putri lebih senang menyembunyikan keadaan yang sebenarnya. Ia sering berpura-pura menjadi anak dari seorang ayah yang bukan bekerja sebagai tukang batu. Melihat dan mendengar ulah anak semata wayangnya, sang ayah bersedih. Perkataan dan perbuatan anaknya yang tidak jujur dan mengingkari keadaan yang sebenarnya telah melukai hatinya
Hubungan di antara mereka jadi tidak harmonis. Si putri lebih banyak menghindar jika bertemu dengan ayahnya. Ia lebih memilih mengurung diri di kamarnya yang kecil dan sibuk menyesali keadaan. "Sungguh Tuhan tidak adil kepadaku, memberiku ayah seorang tukang batu," keluhnya dalam hati.

Melihat kelakuan putrinya, sang ayah memutuskan untuk melakukan sesuatu. Maka, suatu hari, si ayah mengajak putrinya berjalan berdua ke sebuah taman, tak jauh dari rumah mereka. Dengan setengah terpaksa, si putri mengikuti kehendak ayahnya.

Setelah sampai di taman, dengan raut penuhsenyuman, si ayah berkata, "Anakku, ayah selama ini menghidupi dan membiayai sekolahmu dengan bekerja sebagai tukang batu. Walaupun hanya sebagai tukang batu, tetapi ayah adalah tukang batu yang baik, jujur, disiplin, dan jarang melakukan kesalahan. Ayah ingin menunjukkan sesuatu kepadamu, lihatlah gedung bersejarah yang ada di sana. Gedung itu bisa berdiri dengan megah dan indah karena ayah salah satu orang yang ikut membangun. Memang, nama ayah tidak tercatat di sana, tetapi keringat ayah ada di sana. Juga, berbagai bangunan indah lain di kota ini di mana ayah menjadi bagian tak terpisahkan dari gedung-gedung tersebut. Ayah bangga dan bersyukur bisa bekerja dengan baik hingga hari ini."

Mendengar penuturan sang ayah, si putri terpana. Ia terdiam tak bisa berkata apa-apa. Sang ayah pun melanjutkan penuturannya, "Anakku, ayah juga ingin engkau merasakan kebanggaan yang sama dengan ayahmu. Sebab, tak peduli apa pun pekerjaan yang kita kerjakan, bila disertai dengan kejujuran, perasaan cinta dan tahu untuk apa itu semua, maka sepantasnya kita mensyukuri nikmat itu."

Setelah mendengar semua penuturan sang ayah,si putri segera memeluk ayahnya. Sambil terisak, ia berkata, "Maafkan putri,Yah. Putri salah selama ini. Walaupun tukang batu, tetapi ternyata Ayah adalahseorang pekerja yang hebat. Putri bangga pada Ayah." Mereka pun berpelukan dalam suasana penuh keharuan.


Pembaca yang budiman,


Begitu banyak orang yang tidak bisa menerima keadaan dirinya sendiri apa adanya. Entah itu masalah pekerjaaan, gelar,materi, kedudukan, dan lain sebagainya. Mereka merasa malu dan rendah diri atas apa yang ada, sehingga selalu berusaha menutupi dengan identitas dan keadaan yang dipalsukan.


Tetapi, justru karena itulah, bukan kebahagiaan yang dinikmati. Namun, setiap hari mereka hidup dalam keadaan waswas, demi menutupi semua kepalsuan. Tentu, pola hidup seperti itu sangat melelahkan.


Maka, daripada hidup dalam kebahagiaaan yang semu, jauh lebih baik seperti tukang batu dalam kisah di atas. Walaupun hidup pas-pasan, ia memiliki kehormatan dan integritas sebagai manusia.


Sungguh, bisa menerima apa adanya kita hariini adalah kebijaksanaan. Dan, mau berusaha memulai dari apa adanya kita hari ini dengan kejujuran dan kerja keras adalah keberanian!


Salam Sukses Luar Biasa !!!


Andrie Wongso


[www.andriewongso.com

Selengkapnya...

Senin, 04 April 2011

VIDEO: 'Polisi Gorontalo Menggila'

Polisi Gorontalo Menggila" begitu judul video berdurasi enam menit 30 detik yang diunggah ke situs Youtube. Video ini memperlihatkan seorang anggota polisi sedang menyanyikan lagu India dengan cara lypsinc alias gerak bibir dengan menyesuaikan lirik lagu.

Dalam video itu tampak dua polisi berseragam sedang berjaga di sebuah pos di markas kepolisian. Satu sedang asyik bermain telepon selular. Satu lagi 'menggila', menyanyi dan melenggak-lenggok dengan hot mengikuti irama lagu yang diputar nyaring, bak artis Bollywood.

Video kocak ini diunggah tiga kali, yakni pada 29 Maret, 2 April, dan 3 April. Hingga berita ini diunggah, jumlah penonton video pertama baru mencapai 19.493 orang.

Aksi polisi itu mengundang beragam komentar dari pengunjung Youtube. Rata-rata bernada positif. Salah satunya yang dilontarkan Goscario, "Stress gua langsung ilang... bintang baru nih... wkwkwkwk.." Begitu juga yang disampaikan pengunjung dengan ID Chamental2728. "Sangat menghibur sekali, Pak Polisi."Sumber viva News.com
tonton videonya disisni
Selengkapnya...

Jumat, 01 April 2011

Daftar Orang Terkaya Di Indonesia Versi Forbes

Berdasarkan List yang dikeluarkan Forbes, Rabu pada tanggal 9/3/2011 yang lalu. Pemilik Perusahaan rokok PT. Djarum masih tetap urutan pertama dan kedua yaitu dua bersaudara Budi Hartono dan Michael Hartono. Mereka sama-sama memiliki harta senilai 5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 45 triliun. Keduanya berada di posisi ke-208 dari 1.210 orang terkaya di Dunia.
Selain dari perusahaan rokok tersebut aliran dana yang membuat kedua bersaudara ini orang terkaya di Indonesia sebagian besar berasal dari Bank Central Asia. Selain itu, Kedua bersaudara ini juga memiliki lahan perkebunan sawit seluas 65.000 hektar di Kalimantan. Keduanya juga memiliki properti Grand Indonesia. dan sejak 2009 mereka bersama sejumlah rokok kretek lainnya meluncurkan Dos Hermanos, sebuah cerutu premium hasil racikan tembakau Indonesia dan Brasil dan dipasarkan di Amerika.
Orang terkaya di Indonesia berikutnya yaitu pada posisi ke tiga atau urutan ke-304 dunia adalah Low Tuck Kwong dengan kekayaaan senilai 3,6 miliar dollar AS. Aliran dana kekayaan beliau p berasal dari Bayan Resources (perusahaan tambang) Saham perusahaan tersebut meningkat tiga kali lipat dibanding saat IPO tahun 2008. Belum lama ini Bayan mengeluarkan 270 juta dollar AS untuk mengakuisisi tambang Australia.Ia juga memiliki saham di Manhattan Resources dan Singapore HealthPartners.
Tempat keempat adalah Martua Sitorus dengan kekayaan 2,7 miliar dollar AS dan urutan 420 Dunia. Usaha yang dimiliki oleh beliau adalah Wilmar International, perusahaan penghasil minyak sawit nomor satu dunia
Posisi kelima atau urutan 488 dunia diduduki oleh Peter Sondakh dengan kekayaan 2,4 milyar dollar AS. Sebagai seorang taipan papan atas Indonesia, Peter bukan saja dikenal sebagai bos grup bisnis besar di negeri ini. Namun, pria berusia 58 tahun ini juga memiliki rumah mewah di Beverly Hills.
Grup bisnis Rajawali yang dikendalikannya bergerak di berbagai bidang, mulai dari propert, pertambangan dan perkebunan. Semula, grup bisnis ini juga berniat mengembangkan bisnis maskapai pesawat, namun dibatalkan karena bisnis penerbangan saat ini sedang susah.
Sebelumnya, Grup Rajawali juga dikenal sebagai produsen rokok besar di Tanah Air lewat PT Bentoel Internasional. Namun, ia kemudian melepaskan 56,96 persen sahamnya di PT Bentoel Internasional Investama Tbk kepada British American Tobacco, produsen rokok terbesar kedua di dunia.
Berikut urutan lengkap WNI yang masuk ke dalam daftar orang terkaya 2011 versi Forbes:

Posisi ke Enam. (564) Sri Prakash Lohia (Indorama), kekayaan 2,1 miliar dollar AS.

7. (595) Kiki Barki (Harum Energy), kekayaan 2 miliar dollar AS.
8. (651) Sukanto Tanoto (Raja Garuda Emas), kekayaan 1,9 dollar AS.
9. (782) Edwin Soeryadjaya (Saratoga), kekayaan 1,6 miliar dollar AS.
10. (833) Garibaldi Thohir (Adaro Energy), kekayaan 1,5 miliar dollar AS.
11. (938) Theodore Rachmat (Adaro Energy), kekayaan 1,3 miliar dollar AS.
12. (1057) Chairul Tanjung (Para Group), kekayaan 1,1 miliar dollar AS.
13. (1057) Murdaya Poo (Metropolitan Kentjana), kekayaan 1,1 miliar dollar AS.
14. (1140) Benny Subianto (Adaro Energy), kekayaan 1 miliar dollar AS.
Selengkapnya...

Kamis, 31 Maret 2011

Beli Property tanpa Uang

Pernahkan kita berpikir bahwa mempunyai banyak property itu bisa kita miliki tanpa memiliki banyak uang. Mungkin anda pasti mengatakan mustahil, tetapi itulah yang dilakukan oleh banyak orang sekarang ini, dengan memulai dari nol hingga sekarang mempunyai beberapa property. Berikut ini kisah-kisah nyata oleh para mentor-mentor yang menawarkan bisnis property tanpa uang.

1. Joe Hartanto
Joe Hartanto adalah seorang entrepreneur dan investor properti yang mengawali kedua profesinya tersebut dari nol. Joe, begitu panggilan akrabnya, sempat berkali-kali jatuh bangun dalam perjalanan hidupnya. Begitu pula halnya ketika memulai investasinya di bidang properti, ia pernah mengalami berbagai kegagalan. Namun, saat ini, ia telah berhasil memiliki portofolio investasi properti yang menghasilkan passive income sehingga memungkinkannya menikmati hidup seperti yang diimpikannya. Ia juga memiliki berbagai divisi usaha yang sukses dan menguntungkan.
Memiliki portofolio properti investasi memang bukanlah hal yang luar biasa bagi kebanyakan orang yang telah sukses dalam bisnis. Namun, yang membedakan Joe adalah strateginya yang unik dan luar biasa dalam membangun portofolio properti tanpa harus mengeluarkan modal, dan bahkan terkadang mendapat tambahan modal untuk mengembangkan usahanya yang lain.
Kini Joe terpanggil untuk membagikan prinsip, strategi, dan pengalaman yang telah membawanya sampai ke kehidupannya sekarang. Diawali dari berbagi dengan teman-teman di komunitas Entrepreneur University sejak 2006, ia kemudian menyelenggarakan JREI Property Cash Machine Workshop yang mengajarkan prinsip dan strategi kaya raya tanpa modal melalui properti sejak awal 2008. Demikian pula halnya alasan utama Joe, menuliskan buku “Property Cash Machine – Rahasia Kaya Raya tanpa Modal melalui Property” yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, ia ingin berbagi ilmu kepada masyarakat umum.

2.Cipto Junaedy

Bapak Cipto Junaedy adalah sebagai Praktisi dan Penulis buku National Best Seller : Strategi Membeli Banyak Property Tanpa Uang, Tanpa KPR, Tanpa Perlu Menunggu Harga Miring. Bapak Cipto Junaedy mengajarkan dalam berbagai seminar yang telah diselenggarakan di banyak kota, baik luar negeri maupun dalam negeri, di antaranya di Jakarta, Makassar, Surabaya, Medan, Bali, Balikpapan, Palembang, dan kota-kota lainnya di Indonesia; agar setiap orang memiliki properti minimum sejumlah anaknya, tanpa utang, tanpa uang.
Bapak Cipto Junaedy menitikberatkan supaya orang bisa memiliki properti tanpa utang sehingga tidak menyiksa dirinya dengan berbagai utang, beliau juga mengajarkan bagaimana agar yang berhutang supaya cepat segera lunas. Buku beliau sudah harus dicetak ulang 4 kali dalam jangka waktu yang singkat. Beliau telah mengubah banyak orang dari berbagai latar belakang; baik dari tukang bakso, ibu rumah tangga, perawat, pedagang, wirausahawan, developer, pemilik toko, pegawai, eksportir, investor property, pemilik bimbel, direktur, sehingga bisa memiliki banyak properti minimum sejumlah anaknya dan terbebas dari utang.

Bapak Cipto Junaedy juga memberikan seminar di Singapore, mengajarkan bagaimana membeli properti di Singapore tanpa uang. Seminar yang sama juga diselenggarakan di Australia, Tokyo,London dan Dubai.

Bidang beliau adalah korporasi, properti, keuangan dan bisnis, berpengalaman puluhan tahun dalam grup konglomerasi baik lokal maupun internasional, di industri properti, manufaktur, perdagangan maupun jasa, yang sudah public listed, dalam posisi sebagai manajemen puncak. Beliau juga saat ini memiliki perusahaan properti spesialis produsen rumah baru 2 lantai dengan model minimalis yaitu The Apple Property™ (PT. Cipta Permata Tiara).

Bapak Cipto Junaedy aktif dalam berbagai kegiatan sosial termasuk dalam bidang kerohanian maupun kegiatan alumni universitas. Sebelum memulai karirnya, beliau memperoleh prestasi sebagai wisudawan terbaik serta meraih predikat cum laude dari Fakultas Ekonomi UBAYA.

Beliau memiliki kompetensi dalam strategi mengakuisisi properti dan perusahaan asing tanpa uang. Kompetensi ini terlihat dari portofolio pengalaman internasionalnya, diantaranya perjalanan yang sangat intensif ke berbagai negara untuk bernegosiasi dalam mengakuisisi perusahaan joint venture dan propertinya.

Beliau kini berusia 36 tahun, telah berkeluarga dan memiliki tiga orang anak. Saat ini, dengan seminar Strategi Membeli Banyak Properti Tanpa Uang, Tanpa KPR, Tanpa Perlu Menunggu Harga Miring yang beliau bawakan di banyak kota, Bapak Cipto Junaedy memiliki visi bahwa di usia muda setiap orang bisa memiliki banyak properti minimum sejumlah anaknya, tanpa berhutang.
3. James Sastriwijiyo


James Sastrowijoyo lahir di Bandung 1982 putra pertama dari 3 bersaudara. Sudah memulai bisnis sejak usia 13 tahun mulai dari jualan buku sekolah, sepatu, tas, dagang sayurmayur di pasar induk, jual beli berlian & emas, pakaian seragam ke perusahaan,Ini adalah titik awal karir bisnisnya sampai dia menemukan jalan tercepat untuk mencapai impiannya dengan cara belajar dari orang-orang yang sukses dan langsung mengaplikasikan ilmu orang kaya di kehidupannya sehingga membuat kehidupannya berubah bagai bumi dan langit dalam waktu kurang dari 6 bulan.Misi saya adalah menyebarkan ilmu bagaimana mencapai impian menjadi orang kaya yang tercerahkan melalui empat gunung kekayaan yaitu Bisnis, Saham, Properti dan internet.
menulis di Blog adalah kegemarannya. Terutama artikel yang berhubungan dengan property investment. Berbagai tulisan dan buah pikirannya dapat dilihatdi websitenya ini.



Sampai pada suatu hari, James bertemu dengan seorang kaya yang kerjaannya hanya bermain-main dengan istri dan anaknya tiap hari tanpa harus kerja. Terbesit dalam pikiran saya, apa yang dilakukan oleh orang tersebut...
Setelah beliau mengumpulkan keberanian, akhirnya beliau memberanikan diri untuk bertanya apa rahasianya??? beliau langsung menjawab, saya kaya dengan membeli rumah dan menyulap rumah untuk bekerja kepada saya...
Semenjak mendapatkan petuah tersebut, pikiran beliau langsung berkecamuk, saya harus bisa membuat rumah bekerja untuk saya dan dalam pencarian tersebut, tiba-tiba beliau membaca iklan tentang seminar Properti GRATIS yang diadakan oleh Tung Desem Waringin. Wah..... pucuk dicinta ulam tiba, dengan semangat .....beliu mendaftar untuk mengikuti seminar tersebut.
Beliau mengikuti seminar gratis tersebut dengan serius, menyiapkan semua catatan dan ..... ternyata seminar itu adalah preview seminar........ Terimasih Tuhan...... seminar ini telah membuka wawasannya dan dapat menemukan benang merah yaitu bagaimana berinvestasi di properti yang benar. Karena tidak sabarnya, beliau langsung mempraktekkan ilmu dari seminar Gratisan ini. Beliau action dengan mencari-cari property Ternyata hasil pencariannya berhasil dan lebih DAHSYATNYA lagi beliau berhasil menemukan teori baru yaitu bagaimana beli Rumah tanpa keluar uang dan tiap bulannya dan masih mendapat uang dari rumah yang saya beli.
Properti pertama yang dibelinya tanpa mengeluarkan uang sepeserpun bahkan smendapatkan uang tiap bulannya Rp.20.000.000,-/ bulan Dan beliau sekarang ini menjadi Milyader muda setelah menjual rumah yang dibelinya tanpa uang dengan nilai jual Rp5,5 milyar wah rumah beli gratis di jual tinggi Mendadak beliau jadi kaya dalam waktu singkat. Bayangkan seorang menjadi milyader dalam waktu 8 BULAN.
Informasi selengkapnya Bisa anda kunjungi alamt berikut ini
www.joehartanto.com
www.ciptojunaedy.com
www.jamespropertyinvestor.com/

Selengkapnya...

Rabu, 30 Maret 2011

Rahasia Sukses Pengusaha Muda

KISAH usaha yang dimulai dari nol, lalu menuai sukses, mungkin bukan hal baru. Berwirausaha dari nol bukanlah sebuah perkara mudah.
Di tengah jalan, selalu saja muncul berbagai rintangan. Tetapi kisah perjalanan bisnis mereka yang merintis usaha dari nol kemudian mencapai sukses tetap menarik untuk disimak. Terlebih jika kisah tersebut dilakoni mereka yang berusia muda. Lantas, apa rahasia sukses para pengusaha muda?
Meminjam istilah Jennie S Bev, penulis juga pengajar asal Indonesia yang bermukim di California, Amerika Serikat (AS) dalam pengantar buku Kumpulan Kisah Para Pengusaha Muda yang Sukses Berbisnis dari Nol, Rahasia Jadi Entrepreneur Muda (DAR! Mizan, 2008) karya Faif Yusuf, untuk berwirausaha sebenarnya sangat mudah, yaitu dengan meningkatkan mindset dan mulai membuka bisnis sendiri.
Dalam pandangan Jennie, setiap orang adalah personifikasi sukses itu sendiri. Sebab, success is a mindset, it is not a journey or destination (sukses adalah cara berpikir atau bersikap, bukan perjalanan maupun tujuan). Tetapi anggapan di masyarakat masih lazim ditemukan bahwa berwirausaha identik dengan para pengusaha besar dan mapan. Tidak jarang pula yang beranggapan bahwa wirausaha semata-mata hanya untuk mengejar kekayaan.
Itu sebabnya, jika berbicara tentang sosok pengusaha sukses, yang selalu dijadikan barometer adalah bagaimana para pengusaha itu menciptakan kekayaan melimpah melalui bisnis yang dibangun. Padahal tidak selalu demikian. Menurut pengusaha muda ternama, Sandiaga Salahudin Uno, keberanian dan optimisme merupakan modal awal yang harus dimiliki seseorang untuk menekuni wirausaha.
Setelah itu, kata pria yang kerap disapa Sandi ini, memilih usaha sesuai minat dan bakat dengan melihat peluang di pasar. Dengan minat yang besar, akan timbul gairah dan semangat menjalani, memelihara, dan membesarkannya.
“Terakhir, just do it now. Jangan terlalu berhitung, putuskan, mulai, dan kerjakan sekarang juga!” ungkap mantan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) periode 2005-2008 ini. Optimisme yang diungkapkan Sandi tampaknya menjadi modal utama sejumlah pengusaha muda sukses. Sebut saja Henry Indraguna, pemilik The Auto Bridal Indonesia, tempat cuci mobil “busa salju”.
Sebelum mendirikan tempat cuci mobil yang kini beromzet Rp7,5 miliar per bulan,pria kelahiran Bandung,28 Agustus 1973 ,ini jatuh bangun dalam berusaha. Berbagai bentuk usaha dijalaninya, tetapi berkali-kali juga dia bangkrut dan kembali ke titik nol. Pria lulusan Universitas Maranatha Bandung yang semasa kuliah pernah berjualan ayam goreng ini pernah menjadi salesman berbagai produk elektronik hingga mainan.
Dia pernah menjadi salesman besar produk mainan asal China yang menyuplai ke beberapa toko mainan di Bandung. Bahkan, seusai lulus kuliah Henry pernah dipercaya mendistribusikan kartu chip Telkom senilai Rp20 miliar. Tetapi hasil kerja kerasnya lindap dalam sekejap akibat kebiasaannya berfoya-foya. Kebiasaan buruk itu pun sirna setelah dia menikahi Fangky Christina pada 2003.
Berkat ide membuka usaha cuci mobil dari mertuanya dengan bermodalkan Rp150 juta, dia mulai membuka usaha cuci mobil pada akhir 2003. “Jumlah ini sebenarnya cukup kecil untuk membuka usaha,” ujar Henry. Dari modal sebesar itu, Rp35 juta dia gunakan untuk menyewa tempat seharga Rp75 juta. Sisanya dibayar setelah tiga bulan usahanya berjalan.
Sisa dari modal untuk peralatan. Tetapi Henry terpaksa berutang untuk menutupi kekurangan biaya peralatan. Pada awalnya usaha Henry kurang diminati masyarakat. Tetapi bagi Henry hal itu adalah part of game yang harus dilaluinya. Keinginannya untuk mengubah citra tempat cuci mobil, yang kotor menjadi bersih dan nyaman, diwujudkan dengan inovasi cuci salju lewat The Auto Bridal.
Henry pun terus melakukan inovasi dalam bisnisnya mulai cuci mobil es krim, salon mobil, motor bridal. Setiap bulan, The Auto Bridal Indonesia minimal melayani 120.000 mobil dengan ongkos cuci Rp35 ribu per mobil.
“Biasanya keuntungan yang didapat 100 persen dari modal,” papar Henry. Henry meraih penghargaan Outstanding Entrepreneurship Award Asia Pacific Entrepreneurship Award (AFEA) 2008. The Auto Bridal Indonesia saat ini sudah mempunyai 84 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Henry kini sedang berupaya melebarkan sayap bisnisnya ke negeri jiran Malaysia.
Kisah sukses lainnya ditunjukkan Yesaya Surya Widjaya, pemilik PT Raja Baksomas Mandiri yang kini sudah memiliki 14 restoran dan 40 mitra. Yesaya, pria peraih master lulusan Hawaii Pacific University bidang komputer, mengembangkan bakso dan makanan beku (frozen food) dengan aneka rasa seafood. Yesaya awalnya hanya menjalankan bisnis orangtuanya yang dibangun pada 1982.
Karena sering membantu melayani pelanggan sejak kecil, pria kelahiran Jakarta, 31 Januari 1971, ini sangat akrab dengan dunia kuliner. Setelah menamatkan pendidikan S-2 pada 1998, Yesaya mulai mempelajari manajemen kerja restoran. Dari situlah dia mengamati kegemaran masyarakat terhadap selera makan yang akhirnya menginspirasi mengembangkan usaha bakso dengan aneka rasa.
Pada 2002 dia mulai membuka gerai baksonya secara serius dengan bendera PT Raja Baksomas Mandiri. Awalnya dia membuka lima gerai di kawasan Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta Utara, dan satu gerai di Kemayoran. Untuk membuka gerai di Kemayoran, Yesaya dibantu modal dari orangtuanya sebesar Rp55 juta.Yesaya juga berinovasi dengan membuat makanan beku.
Kini, lewat usahanya,Yesaya bisa meraih omzet Rp200 juta per bulan. Kisah-kisah sukses yang ditunjukkan Henry dan Yesaya seperti juga diungkapkan Faif dalam bukunya. Keberhasilan berwirausaha tidaklah semata-mata dinilai dari seberapa berhasil seseorang mengumpulkan kekayaan, tapi lebih bagaimana seseorang bisa membentuk, mendirikan, dan menjalankan usaha dari sesuatu yang tidak ada sebelumnya atau belum berjalan.
Dikutip dari okezone.com
Selengkapnya...