KISAH usaha yang dimulai dari nol, lalu menuai sukses, mungkin bukan hal baru. Berwirausaha dari nol bukanlah sebuah perkara mudah.
Di tengah jalan, selalu saja muncul berbagai rintangan. Tetapi kisah perjalanan bisnis mereka yang merintis usaha dari nol kemudian mencapai sukses tetap menarik untuk disimak. Terlebih jika kisah tersebut dilakoni mereka yang berusia muda. Lantas, apa rahasia sukses para pengusaha muda?
Meminjam istilah Jennie S Bev, penulis juga pengajar asal Indonesia yang bermukim di California, Amerika Serikat (AS) dalam pengantar buku Kumpulan Kisah Para Pengusaha Muda yang Sukses Berbisnis dari Nol, Rahasia Jadi Entrepreneur Muda (DAR! Mizan, 2008) karya Faif Yusuf, untuk berwirausaha sebenarnya sangat mudah, yaitu dengan meningkatkan mindset dan mulai membuka bisnis sendiri.
Dalam pandangan Jennie, setiap orang adalah personifikasi sukses itu sendiri. Sebab, success is a mindset, it is not a journey or destination (sukses adalah cara berpikir atau bersikap, bukan perjalanan maupun tujuan). Tetapi anggapan di masyarakat masih lazim ditemukan bahwa berwirausaha identik dengan para pengusaha besar dan mapan. Tidak jarang pula yang beranggapan bahwa wirausaha semata-mata hanya untuk mengejar kekayaan.
Itu sebabnya, jika berbicara tentang sosok pengusaha sukses, yang selalu dijadikan barometer adalah bagaimana para pengusaha itu menciptakan kekayaan melimpah melalui bisnis yang dibangun. Padahal tidak selalu demikian. Menurut pengusaha muda ternama, Sandiaga Salahudin Uno, keberanian dan optimisme merupakan modal awal yang harus dimiliki seseorang untuk menekuni wirausaha.
Setelah itu, kata pria yang kerap disapa Sandi ini, memilih usaha sesuai minat dan bakat dengan melihat peluang di pasar. Dengan minat yang besar, akan timbul gairah dan semangat menjalani, memelihara, dan membesarkannya.
“Terakhir, just do it now. Jangan terlalu berhitung, putuskan, mulai, dan kerjakan sekarang juga!” ungkap mantan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) periode 2005-2008 ini. Optimisme yang diungkapkan Sandi tampaknya menjadi modal utama sejumlah pengusaha muda sukses. Sebut saja Henry Indraguna, pemilik The Auto Bridal Indonesia, tempat cuci mobil “busa salju”.
Sebelum mendirikan tempat cuci mobil yang kini beromzet Rp7,5 miliar per bulan,pria kelahiran Bandung,28 Agustus 1973 ,ini jatuh bangun dalam berusaha. Berbagai bentuk usaha dijalaninya, tetapi berkali-kali juga dia bangkrut dan kembali ke titik nol. Pria lulusan Universitas Maranatha Bandung yang semasa kuliah pernah berjualan ayam goreng ini pernah menjadi salesman berbagai produk elektronik hingga mainan.
Dia pernah menjadi salesman besar produk mainan asal China yang menyuplai ke beberapa toko mainan di Bandung. Bahkan, seusai lulus kuliah Henry pernah dipercaya mendistribusikan kartu chip Telkom senilai Rp20 miliar. Tetapi hasil kerja kerasnya lindap dalam sekejap akibat kebiasaannya berfoya-foya. Kebiasaan buruk itu pun sirna setelah dia menikahi Fangky Christina pada 2003.
Berkat ide membuka usaha cuci mobil dari mertuanya dengan bermodalkan Rp150 juta, dia mulai membuka usaha cuci mobil pada akhir 2003. “Jumlah ini sebenarnya cukup kecil untuk membuka usaha,” ujar Henry. Dari modal sebesar itu, Rp35 juta dia gunakan untuk menyewa tempat seharga Rp75 juta. Sisanya dibayar setelah tiga bulan usahanya berjalan.
Sisa dari modal untuk peralatan. Tetapi Henry terpaksa berutang untuk menutupi kekurangan biaya peralatan. Pada awalnya usaha Henry kurang diminati masyarakat. Tetapi bagi Henry hal itu adalah part of game yang harus dilaluinya. Keinginannya untuk mengubah citra tempat cuci mobil, yang kotor menjadi bersih dan nyaman, diwujudkan dengan inovasi cuci salju lewat The Auto Bridal.
Henry pun terus melakukan inovasi dalam bisnisnya mulai cuci mobil es krim, salon mobil, motor bridal. Setiap bulan, The Auto Bridal Indonesia minimal melayani 120.000 mobil dengan ongkos cuci Rp35 ribu per mobil.
“Biasanya keuntungan yang didapat 100 persen dari modal,” papar Henry. Henry meraih penghargaan Outstanding Entrepreneurship Award Asia Pacific Entrepreneurship Award (AFEA) 2008. The Auto Bridal Indonesia saat ini sudah mempunyai 84 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Henry kini sedang berupaya melebarkan sayap bisnisnya ke negeri jiran Malaysia.
Kisah sukses lainnya ditunjukkan Yesaya Surya Widjaya, pemilik PT Raja Baksomas Mandiri yang kini sudah memiliki 14 restoran dan 40 mitra. Yesaya, pria peraih master lulusan Hawaii Pacific University bidang komputer, mengembangkan bakso dan makanan beku (frozen food) dengan aneka rasa seafood. Yesaya awalnya hanya menjalankan bisnis orangtuanya yang dibangun pada 1982.
Karena sering membantu melayani pelanggan sejak kecil, pria kelahiran Jakarta, 31 Januari 1971, ini sangat akrab dengan dunia kuliner. Setelah menamatkan pendidikan S-2 pada 1998, Yesaya mulai mempelajari manajemen kerja restoran. Dari situlah dia mengamati kegemaran masyarakat terhadap selera makan yang akhirnya menginspirasi mengembangkan usaha bakso dengan aneka rasa.
Pada 2002 dia mulai membuka gerai baksonya secara serius dengan bendera PT Raja Baksomas Mandiri. Awalnya dia membuka lima gerai di kawasan Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta Utara, dan satu gerai di Kemayoran. Untuk membuka gerai di Kemayoran, Yesaya dibantu modal dari orangtuanya sebesar Rp55 juta.Yesaya juga berinovasi dengan membuat makanan beku.
Kini, lewat usahanya,Yesaya bisa meraih omzet Rp200 juta per bulan. Kisah-kisah sukses yang ditunjukkan Henry dan Yesaya seperti juga diungkapkan Faif dalam bukunya. Keberhasilan berwirausaha tidaklah semata-mata dinilai dari seberapa berhasil seseorang mengumpulkan kekayaan, tapi lebih bagaimana seseorang bisa membentuk, mendirikan, dan menjalankan usaha dari sesuatu yang tidak ada sebelumnya atau belum berjalan.
Dikutip dari okezone.com
Selengkapnya...
"Barang siapa bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberi rezeki kepadanya tanpa di sangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, nescaya Allah akan mencukupkannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah talah mengadakan kententuan bagi tiap-tiap sesuatu” (At-Thalaq:2-3)
Laman
Entri Populer
-
info usaha: Hasil MU vs Marseille : "Setan Merah julukan Manchester United berhasil lolos ke perempatfinal Liga Champion setelah sukses...
Rabu, 30 Maret 2011
Rahasia Sukses Pengusaha Muda
Selasa, 29 Maret 2011
Cara Buka Usaha Bagi Pemula
Berikut Tips-tips Untuk buka usaha Bagi Pemula
1. Gagasan usaha haruslah berasal dari diri anda.
* Perhatikan talenta, bakat, hobi dan minat anda : tidak ada yang lebih menyenangkan daripada melakukan sesuatu yang menjadi kesukaan.
* Pengalaman kerja : keahlian dan pengetahuan yang kita peroleh di waktu lalu akan sangat menolong kita memulai usaha sejenis di masa depan.
2. Miliki gagasan bisnis yang jelas. Gagasan bisnis (misalnya bisnis PH Production House) anda harus memiliki focus, konkrit, mudah dikerjakan, telah diketahui kebutuhan pasarnya, pendanaan tidak terlalu besar hingga anda dibelit hutang dan terakhir setiap langkahnya harus sederhana untuk bisa dilakukan.
3. Masuki pasar dengan membawa perbedaan. Anda dapat memasuki pasar yang telah ada dengan menawarkan sesuatu yang lebih berkualitas, unik dan memiliki nilai tambah. Sedikit nilai tambah dan keunikan usaha justru dapat menjadi perbedaan besar bagi usaha anda.
4. Carilah mentor, mitra usaha dan komunitas. Pelajaran terbaik bisnis PH Production anda diperoleh melalui pengalaman, nasehat dan kegagalan pihak lain. Pengetahuan manajemen PH Production, keuangan, pemasaran dan masalah teknis akan lebih baik jika diperoleh dari mereka yang telah memiliki pengalaman terbang. Mentor, kemitraan, komunitas usaha atau asosiasi membuat anda lebih kuat menghadapi tantangan dan masalah ketika merintis usaha baru.
5. Mulailah dengan operasi berskala kecil. Jangan percaya sesuatu yang besar selalu lebih baik. Usaha sehat justru adalah usaha berskala kecil yang kemudian mengembang, bukan usaha yang langsung dijalankan dengan skala besar. Usaha PH Production berskala kecil juga menjadi guru terbaik karena menjadi tempat belajar menangani masalah dari yang paling sederhana.
6. Jangan lekas percaya tawaran waralaba atau franchise serta keagenan. Waralaba atau keagenan biasanya berarti suatu langkah yang terbukti untuk bisa dijalankan, adanya dukungan pemasaran dan pengakuan dari segi nama. Namun sebagai pembeli nama perlu waspada. Yakinkan anda telah melakukan penelitian dengan seksama sehingga anda tidak perlu membayar sesuatu yang dapat anda lakukan seorang diri.
Semoga Bermanfaat. Selengkapnya...
Bisnis Kripik Kentang dan cara membuatnya
Makanan ringan cukup banyak digemari oleh masyarakat kita tak terkecuali kelas atas,Jika di manfaatkan peluang bisnis usaha makanan ringan ini rupiah demi rupiah akan mengalir terus ke kocak anda,usaha kripik kentang sangat mudah mebuatnya begitu juga bahan bakunya tidak susah dan pemasarannya cukup luas, dan modal juga terjangkau.Berikut ini disini akan saya jelaskan cara buat kripik kentang
BAHAN_ BAHAN
1) Kentang besar 20 kg
2) Bawang putih 1 ons
3) Garam 6 sendok makan
4) Kapur sirih 1 ons
5) Minyak goreng 2 kg
3. ALAT
1) Pisau
2) Ember plastik
3) Tampah (nyiru)
4) Penggorengan (wajan)
5) Kompor atau tungku
6) Panci email atau baskom plastik
7) Pengaduk
8) Saringan
CARA PEMBUATAN
1.Kupas kentang, segera masukkan dalam ember yang berisi air, kemudian cuci sampai bersih
2.Iris tipis-tipis dengan ketebalan 2mm, dan langsung rendam dalam air yang dicampur air sirih selama kurang lebih 15 jam
3.Cuci kentang yang direndam tadi lalu tiriskan
4.Haluskan bawang putih dan garam sampai lalu masak dalam air sampai mendidih.
5.Rebus irisan kentang tadi selama 3~5 menit, lalu kemudian tiriskan
6.Letakkan irisan kentang di atas nampan. Susun berjajar secara berselingan
7.Jemur kurang lebih 3 hari sampai kering
8.Goreng dalam minyak yang tidak terlalu panas. Bila kentang kelihatan sudah mekar dan kuning lalu lekas angkat.
9.Kemas dan Siap Untuk di jual Selengkapnya...
Senin, 28 Maret 2011
Earth Hour 2011: Setelah 1 Jam, Jadikan Gaya Hidup
Earth Hour 2011: Setelah 1 Jam, Jadikan Gaya Hidup, itulah slogan baru yang diusung dalam Earth Hour tahun 2011 menggantikan slogan Earth Hour tahun-tahun sebelumnya yang berbunyi “Ubah Dunia Dalam Satu Jam”. Dengan slogan “Setelah 1 Jam, Jadikan Gaya Hidup” diharapkan Earth Hour tidak sekedar mengajak warga dunia untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik lainnya selama satu jam, namun juga menanamkan perilaku ramah lingkunganEarth Hour tahun 2011 merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya sejak dicetuskan pertama kali pada tahun 2007. Dan bagi Indonesia ini merupakan keikutsertaan yang ketiga kalinya.
Bukan sekedar slogan Earth Hour saja yang berubah, Earth Hour tahun 2011 yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 26 Maret besok juga memodifikasi logo (lambang) Earth Hour dengan menambahkan “+” (tanda plus) di belakang angka 60.
Senada dengan slogan barunya “Setelah 1 Jam, Jadikan Gaya Hidup”, simbol ini merepresentasikan gaya hidup hijau, pesan tambahan yang diusung dalam Earth Hour 2011. Bukan sekedar mematikan lampu dan peralatan elektronik lainnya selama satu jam, namun juga menanamkan perilaku ramah lingkungan melalui gaya hidup hijau.
Earth Hour merupakan sebuah gerakan global yang dicetuskan oleh WWF (World Wildlife Fund) dan The Sydney Morning Herald untuk mengajak warga dunia agar mematikan lampu dan peralatan elektronik lainnya selama satu jam (60 menit). Dan dilaksanakan setiap sabtu terakhir di bulan Maret tepat pada pukul 20.30 sampai 21.30 waktu setempat.
Dengan ini diharapkan penduduk dunia, mulai dari individu, komunitas, pelaku bisnis, hingga pemerintah untuk bersama-sama mendukung gerakan menurunkan emisi karbondioksida yang mengakibatkan terjadinya pemanasan global hingga akhirnya berdampak pada perubahan iklim.
So, Earth Hour 2011 tinggal sesaat lagi. Ingat, Sabtu tanggal 26 Maret 2011 pada pukul 20.30-21.30 waktu setempat, matikan lampu dan peralatan listrik lainnya. Dan jangan berhenti di sana, tanamkan dan biasakan diri sendiri untuk bersikap hemat energi dalam kehidupan sehari-hari.
Referensi dan gambar: www.earthhour.org
Selengkapnya...
Kiat Memasarkan Bisnis Via Internet
1. Memanfaatkan Search Engine Optimization ( SEO )
Search Engine Optimization ( SEO ) adalah mesin pencari segala informasi yang dibutuhkan. Dan agar blog anda terindex dimesin pencari , memerlukan suatu teknik SEO yaitu dengan mendaftarkan URL situs anda di beberapa search engine. Yaitu anda bisa memilih salah satu SEO di bawah ini atau semua boleh anda pakai, dan anda bisa daftarkan semua situs yang anda miliki ke SEO berikut ini:
Google.com/addurl.html
Submit.search.yahoo.com/free/request
Search.msn.com/
Addurl.altavista.com/addurl/new
Addurl.alltheweb.com/add_url
Submit2.jayde.com/
Overture.com/d/about/advertisers/
Addme.com
2. Iklan –iklan
a. Klik iklan
Dalam hal ini adalah Iklan klik yaitu salah satu pilihan yang banyak dilakukan oleh pebisnis online untuk mempromosikan bisnisnya karena cara ini dianggap sangat akurat dan terbukti mampu mendatangkan trafik pengunjung web yang cukup banyak . Dan hanya membayar jika iklan anda diklik orang.
Jasa iklan yang menyediakan yang dibayar perklik tersebut adalah:
Google-adwords.google.com
comBidvertiser.com
Adsensecamp.com
Kliksaya.com
Kumpulblogger.com
Keuntungan dari iklan yang dibayar perkliktersebut anda hanya membayar jika iklan anda diklik orang, bisa menentukan budget sendiri, jika jumlah tagihan melebihi budget maka iklan anda otomatis tidak akan ditayangkan lagi.
b. Iklan Baris/Mini
Iklan mini juga adalah salahsatu cara promosi bisnis online melalui internet yang banyak digemari oleh para pebisnis online. Anda cukup mendaftar kemudian menulis artikel iklan yang anda kehendaki. Iklan baris ini juga gratis.
Berikut beberapa alamat website iklan mini yang menawarkan jasa gratisan tersebut:
www.iklanmini.co.id
www.iklanbaris.co.id
www.iklanbekas.com
c. Iklan Banner
Iklan banner ini adalah iklan berbayar. Biasanya website yang sudah populer dan memiliki banyak traffik pengunjung umumnya memakai iklan banner ini walaupun tarifnya cukup mahal tetapi sangat efektif. Iklan banner ini akan diekspos lebih banyak.
Sebenarnya trik-trik lain masih banyak yang bisa meningkatkan traffic dan promosi bisnis online, yaitu anda bisa masuk ke Komunitas-komunitas seperti Facebook, twitter, Media HP dan forum-forum diskusi.
Semoga Bermanfaat Selengkapnya...
Sabtu, 26 Maret 2011
Mengenal BOB SADINO( Mereka Bilang Saya Gila)
Pria berkumis putih dan kerap berpakaian celana pendek dan kemeja lengan pendek yang ujung lengannya tidak dijahit itu adalah Bob Sadino sang konglomerat Indonesia. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Amsterdam Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami SoejoedBob dan keluarga pindah kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya,Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah.dan mobil satu lagi dia jadikan rental yang dikemudikannya sendiri inilah pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100.
Suatu ketika,sahabatnya menyarankan Bob memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. Ia mendapat ilham, ayam saja bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia pun juga bisa. Ketika itu, di Indonesia, ayam kampung masih mendominasi pasar. Bob-lah yang pertama kali memperkenalkan ayam negeri beserta telurnya ke Indonesia. Bob menjual telur-telurnya dari pintu ke pintu. Ketika itu, telur ayam negeri belum populer di Indonesia sehingga barang dagangannya tersebut hanya dibeli oleh bule-bule yang tinggal di sekitar tempat tinggalnya serta beberapa orang Indonesia yang pernah bekerja di luar negeri. Namun seiring berjalannya waktu, telur ayam negeri mulai dikenal sehingga bisnis Bob semakin berkembang. Bob kemudian melanjutkan usahanya dengan berjualan daging ayam. Selain memperkenalkan telur ayam negeri, ia juga merupakan orang pertama yang menggunakan perladangan sayur sistem hidroponik di Indonesia.
Dalam kisahnya waktu itu sebagai pedagang telur tidak jarang pasangan tersebut dimaki pelanggan, pembantu-pembantu orang asing sekalipun. Namun mereka mengaca pada diri sendiri, memperbaiki pelayanan. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob, dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan Bob menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.
Bisnis pasar swalayan Bob berkembang pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah.
Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.
Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan. Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. “Yang paling penting tindakan,” kata Bob.
Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik, lalu menjadi trampil dan profesional.
Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.
Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.
Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan.
otobiografi :
Nama :
Bob Sadino
Lahir :
Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933
Agama :
Islam
Pendidikan :
-SD, Yogyakarta (1947)
-SMP, Jakarta (1950)
-SMA, Jakarta (1953)
Karir :
-Karyawan Unilever (1954-1955)
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967)
-Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang)
-Dirut PT Boga Catur Rata
-PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham)
-PT Kem Farms (kebun sayur)
Selengkapnya...
Jumat, 25 Maret 2011
Belajar dari Purdi e Chandra
Purdi E Chandra adalah seorang pengusaha di bidang pendidikan beliau adalah sosok yang tidak bisa lepas dari ide bisnis cara gila. Dengan strategi yang gila ini Purdi E Chandra sekarang telah berhasil mengembangkan usahanya yaitu dengan ribuan cabang di seluruh Nusantara, ditambah lagi bisnis-bisnis lainnya. Purdi dalam setiap seminarnya selalu mengulas bahwa kita bisa dengan mudah membangun bisnis tanpa modal uang sepersen pun. Benarkah demikian?
Tetapi tanpa Action tidak akan bisa berhasil seperti yang dilontarkan Purdi E Chandra tentang modal dengkul. Perlu perjuangan yang lebih extra keras dan dua kali lebih tekun jika kita melakukan cara modal dengkul ala Purdi E Chandra. Banyak yang sukses menerapkan cara Purdi E Chandra, dan juga tidak kalah banyak yang gagal menerapkan cara gila ini. Berikut pengalaman sang pengusaha gila ini. Pada akhir 1981, beliau merasa tak puas dengan pola kuliah yang membosankan. beliau nekad meninggalkan kehidupan kampus. Saat itu beliau berpikir, bahwa gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal dalam mengejar cita-cita lain. Di tahun 1982, beliau kemudian mulai merintis bisnis bimbingan tes Primagama, yang belakangan berubah menjadi Lembaga Bimbingan Belajar Primagama.
Bisnis tersebut beliau jalankan dengan jatuh bangun. Dari awalnya yang sangat sepi peminat – hanya 2 orang – sampai akhirnya peminatnya membludak hingga Primagama dapat membuka cabang di ratusan kota, dan menjadi lembaga bimbingan belajar terbesar di Indonesia.
Dalam kehidupan sosial, memang kegagalan itu adalah sebuah kata yang tidak begitu enak untuk didengar. Kegagalan bukan sesuatu yang disukai, dan suatu kejadian yang setiap orang tidak menginginkannya. Kita tidak bisa memungkiri diri kita, yang nyata-nyata masih lebih suka melihat orang yang sukses dari pada melihat orang yang gagal, bahkan tidak menyukai orang yang gagal.
Maka, bila Anda seorang entrepreneur yang menemui kegagalan dalam usaha, maka jangan berharap orang akan memuji Anda. Jangan berharap pula orang di sekitar anda maupun relasi Anda akan memahami mengapa Anda gagal.
Jangan berharap Anda tidak disalahkan. Jangan berharap juga semua sahabat masih tetap berada di sekeliling Anda. Jangan berharap Anda akan mendapat dukungan moral dari teman yang lain. Jangan berharap pula ada orang yang akan meminjami uang sebagai bantuan sementara. Jangan berharap bank akan memberikan pinjaman selanjutnya.
Mengapa beliau melukiskan gambaran yang begitu buruk bagi seorang entrepreneur yang gagal? Begitulah masyarakat kita, cenderung memuji yang sukses dan menang. Sebaliknya, menghujat yang kalah dan gagal. Kita sebaiknya mengubah budaya seperti itu, dan memberikan kesempatan kepada setiap orang pada peluang yang kedua.
Menurut pengalaman beliau, apabila orang gagal, maka tidak ada gunanya murung dan memikirkan kegagalannya. Tetapi perlu mencari penyebabnya. Dan justru kita harus lebih tertantang lagi dengan usaha yang sedang kita jalani yang mengalami kegagalan itu. Beliau sendiri lebih suka mempergunakan kegagalan atau pengalaman negatif itu untuk menemukan kekuatan-kekuatan baru agar bisa meraih kesuksesan kembali.
Sudah tentu, kasus kegagalan dalam bisnis maupun dunia kerja, saat krisis ekonomi kian merebak dan bertambah. Ribuan orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan kehilangan mata pencahariannya. Sungguh ironis, seperti halnya kita, suka atau tidak suka, setiap manusia pasti akan mengalami berbagai masalah, bahkan mungkin penderitaan.
Bagi seorang entrepreneur, sebaiknya jangan sampai terpuruk dengan kondisi dan suasana seperti itu. Kita harus berani menghadapi kegagalan, dan ambil saja hikmahnya (kejadian dibalik itu). Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan kita, serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan. Untuk mengajarkan kita menjadi gagah, tatkala lemah. Menjadi berani ketika kita takut. Itu sebabnya mengapa saya juga sepakat dengan pendapat Richard Gere, aktor terkemuka Hollywood, yang mengatakan bahwa kegagalan itu penting bagi karier siapapun.
Mengapa demikian? Karena selama ini banyak orang membuat kesalahan sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Justru sebaliknya, kita seharusnya menganggap kegagalan itu dapat mendatangkan hasil. Ingat, kita harus yakin akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan.
Ada beberapa sebab dari kegagalan itu sendiri. Pertama, kita ini sering menilai kemampuan diri kita terlalu rendah. Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita. Ketiga, biasanya kita terlalu “melankolis” dan suka memvonis diri terlebih dahulu, bahwa kita ini dilahirkan dengan nasib buruk. Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau atau tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.
Dengan mengetahui sebab kegagalan itu, tentunya akan membuat kita yakin untuk bisa mengatasinya. Bila kita mengalami sembilan dari sepuluh hal yang kita lakukan menemui kegagalan, maka sebaiknya kia bekerja sepuluh kali lebih giat. Dengan memiliki sikap dan pemikiran semacam itu, maka akan tetap menjadikan kita sebagai sosok entrepreneur yang selalu optimis akan masa depan. Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.
Demikianlah kisah awal Sang pencipta ide gila ini, sekarang beliau telah menuai hasilnya.
Untuk lebih jelasnya tentang ide gila ini silahkan kunjungi: www.purdiechandra.net
Selengkapnya...





